AkuratMaluku.com – Kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, dan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMA Negeri 3 Maluku Tengah. Memastikan seluruh aspek tersebut berjalan optimal, pihak sekolah mengaku telah melakukan persiapan sejak tahap simulasi hingga pelaksanaan hari pertama, Senin (26/10/2026).
Kepala SMA Negeri 3 Maluku Tengah, Yolanda Koda, mengatakan pelaksanaan TKA tahun ajaran 2026/2027 pada hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh unsur pendukung, mulai dari panitia, teknisi hingga proktor, telah menjalankan tugas sesuai persiapan yang dilakukan sebelumnya.
“Untuk kendala tidak ada. Semua sudah disiapkan dengan baik oleh panitia, teknisi, dan proktor. Pelaksanaan berjalan dengan baik,” ujar Yolanda.
Dia menjelaskan, pelaksanaan TKA gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Kegiatan dibagi dalam tiga sesi setiap hari sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan sesi pertama dimulai pukul 09.00 WIT.
Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan berlangsung pada 2–5 November 2026.
Menurut Yolanda, kesiapan sekolah tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan ujian, tetapi juga memastikan seluruh perangkat pendukung berfungsi optimal selama peserta mengerjakan soal.
Pihak sekolah telah melakukan persiapan sejak simulasi, termasuk memastikan kondisi komputer dan kestabilan jaringan internet. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak PLN dan Telkom untuk mendukung kelancaran pasokan listrik serta konektivitas selama ujian berlangsung.
“Dari simulasi sampai pelaksanaan TKA, komputer aman dan jaringan internet juga berjalan baik. Kami bekerja sama dengan pihak PLN dan Telkom untuk mendukung kelistrikan dan jaringan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan TKA tersebut, SMA Negeri 3 Maluku Tengah juga menerapkan sistem pengawasan silang dengan melibatkan pengawas dari SMA Negeri 5 Maluku Tengah.
Skema pengawasan ini menjadi bagian dari pelaksanaan ujian untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Yolanda menyebutkan, jumlah peserta TKA dari kelas XII tahun ajaran 2026/2027 tercatat sebanyak 110 siswa. Mereka dijadwalkan mengikuti ujian dalam dua gelombang.
Berdasarkan keterangan Yolanda, gelombang pertama diikuti 55 siswa, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan diikuti 54 siswa.
Dengan demikian, terdapat selisih satu siswa antara total peserta yang disebutkan dan rincian peserta berdasarkan gelombang. Data tersebut perlu dikonfirmasi kembali kepada pihak sekolah.
Yolanda berharap pelaksanaan TKA hingga gelombang kedua dapat terus berjalan lancar, didukung kesiapan teknis dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
Kelancaran hari pertama menjadi modal awal bagi sekolah untuk menjaga pelaksanaan TKA tetap tertib sesuai jadwal yang telah ditetapkan.(*)








