AkuratMaluku.com – Sebanyak 70 siswa SMK Negeri 5 Ambon mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan pembagian peserta ke dalam dua gelombang dan tiga sesi pelaksanaan. Kepala sekolah meminta seluruh peserta mengedepankan kejujuran dan menjunjung tinggi integritas agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMK Negeri 5 Ambon, Linda H. Lokra, S.Pd., M.Si., mengatakan seluruh peserta hadir pada hari pertama pelaksanaan TKA. Ujian berlangsung sesuai jadwal tanpa kendala berarti, baik dari sisi administrasi maupun perangkat komputer yang digunakan.
“Persiapan pelaksanaan TKA, baik secara administrasi maupun perangkat, sudah kami siapkan dengan baik sejak minggu lalu. Sampai hari Sabtu, seluruh persiapan sudah selesai sehingga pelaksanaan hari ini berjalan dengan baik,” kata Linda, Senin (26/10/26).

Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA di SMK Negeri 5 Ambon dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, kemudian dilanjutkan gelombang kedua pada pekan berikutnya dengan durasi yang sama.
Dengan demikian, pelaksanaan TKA di sekolah tersebut berlangsung selama delapan hari, masing-masing empat hari untuk setiap gelombang.
Menurut Linda, keterbatasan fasilitas komputer menjadi salah satu pertimbangan dalam pengaturan sesi ujian. SMK Negeri 5 Ambon saat ini memiliki satu ruang pelaksanaan TKA dengan dukungan 18 unit komputer, sehingga 70 peserta harus mengikuti ujian secara bergiliran dalam tiga sesi.
Sementara itu, untuk menjamin pelaksanaan ujian berjalan sesuai ketentuan, sistem pengawasan dilakukan secara silang. Pengawas yang bertugas di SMK Negeri 5 Ambon berasal dari SMK Negeri 2 Ambon, baik untuk gelombang pertama maupun gelombang kedua.
Pelaksanaan TKA tingkat Provinsi Maluku sendiri dibuka secara daring oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Lebih lanjut, Linda berpesan agar seluruh peserta mempersiapkan diri dengan baik serta memanfaatkan pengetahuan yang telah diperoleh selama tiga tahun menempuh pendidikan, mulai dari kelas X hingga kelas XII.
Ia meyakini, pembelajaran yang diberikan para guru selama masa pendidikan, ditambah persiapan sebelum ujian, menjadi bekal penting bagi siswa dalam menjawab soal-soal TKA.

Selain itu, para siswa juga telah mendapatkan pembekalan materi setelah kembali dari kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pembekalan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan peserta dalam menghadapi ujian.
Namun, Linda menegaskan bahwa kesiapan akademik harus disertai sikap jujur selama mengerjakan soal. Ia mengingatkan siswa agar tidak mengandalkan jawaban teman, melainkan percaya pada kemampuan diri sendiri.
“Kami berharap peserta didik mengerjakan soal dengan jujur dan menjunjung tinggi integritas. Hasil yang diperoleh harus benar-benar merupakan hasil usaha sendiri, bukan dari teman di samping kiri, kanan, depan, maupun belakang,” tegasnya.
Menurutnya, nilai yang diperoleh siswa akan lebih bermakna apabila mencerminkan kemampuan dan penguasaan materi yang sesungguhnya.
Karena itu, pihak sekolah berharap seluruh peserta TKA SMK Negeri 5 Ambon dapat mengikuti ujian dengan tertib, percaya diri, dan penuh tanggung jawab hingga seluruh rangkaian pelaksanaan selesai.
Linda optimistis, dengan persiapan yang telah dilakukan serta materi pembelajaran yang diberikan selama tiga tahun, para siswa mampu mengerjakan soal dengan baik dan memperoleh hasil sesuai kemampuan masing-masing.(*)








