AkuratMaluku.com – Tanjakan Dusun Taeno, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Sebuah mobil tangki pengangkut air kehilangan kendali saat berupaya melewati tanjakan, hingga akhirnya tergelincir dan terbalik di tengah jalan, Jumat (30/10/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIT itu mengakibatkan sopir mobil, Hadi (52), mengalami patah tulang pada lengan kiri. Tak hanya itu, kendaraan juga mengalami kerusakan cukup parah pada sejumlah bagian.
Pejabat Sementara (PS) Kasi Subseksi Penerangan Masyarakat (Penmas) Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Aipda Agung Prayudi Biarno, menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, mobil tangki tersebut baru saja mengisi air di tempat pengisian kawasan Dusun Batukoneng, Desa Poka. Kendaraan kemudian bergerak menuju Dusun Taeno untuk mengantarkan air.
Namun, ketika mulai melewati tanjakan, mobil tidak memiliki tenaga yang cukup untuk mencapai bagian atas. Kondektur kemudian turun mencari batu atau benda lain untuk dijadikan ganjalan ban agar kendaraan tidak mundur.
“Namun, karena tidak menemukan ganjalan, kendaraan akhirnya tergelincir dan bergerak mundur menuruni tanjakan,” ungkap Agung.
Dalam situasi tersebut, sopir berupaya mengarahkan kemudi ke kanan untuk menghindari kendaraan terperosok lebih jauh. Namun, manuver itu justru membuat mobil kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling dan melintang di badan jalan.
Posisi kendaraan yang menutup sebagian badan jalan menyebabkan kemacetan panjang di kawasan tersebut. Warga yang melintas kemudian bergotong royong membantu proses evakuasi.
Agung menjelaskan, sekitar pukul 18.12 WIT, warga bersama-sama mendorong dan memindahkan mobil tangki agar tidak lagi menghambat arus kendaraan. Setelah berhasil dievakuasi, lalu lintas di kawasan itu berangsur kembali normal.
Akibat kecelakaan tersebut, Hadi mengalami patah tulang pada lengan kiri. Sementara mobil tangki mengalami kerusakan, di antaranya kaca depan terlepas, bagian atas tangki penyok, serta kaca samping kiri dan kanan pecah.(*)









