DAERAHKRIMINAL

Diduga Dipicu Cemburu, Perempuan 25 Tahun Jadi Korban Penikaman di Saumlaki

×

Diduga Dipicu Cemburu, Perempuan 25 Tahun Jadi Korban Penikaman di Saumlaki

Sebarkan artikel ini

AkuratMaluku.com – Perselisihan asmara diduga berujung aksi kekerasan di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (29/10/2026). Seorang perempuan berinisial RB (25) harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga diserang pacarnya, Sergio Tupan, yang bekerja di MR DIY cabang Saumlaki. Korban dilaporkan mengalami luka akibat serangan menggunakan gunting, sementara terduga pelaku telah diamankan polisi.

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Ayani, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepolisian, dugaan kecemburuan dan persoalan perselingkuhan menjadi motif sementara yang sedang didalami penyidik.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, persoalan tersebut diduga bermula ketika Sergio mendatangi kamar kos Regina sekitar pukul 02.00 WIT. Karena korban tidak berada di tempat, Sergio disebut mendobrak pintu kamar tersebut. Ia kemudian mengambil sebilah pisau yang berada di dalam kamar dan menunggu hingga pagi.

Sekitar pukul 10.00 WIT, Sergio berangkat bekerja ke MR DIY. Tidak lama berselang, Regina datang ke tempat kerja tersebut dan menegurnya karena diduga telah mendobrak pintu kamar kosnya. Adu mulut antara keduanya kemudian terjadi.

Dalam perkembangan berikutnya, Sergio diduga menarik Regina ke bagian belakang toko. Perselisihan di lokasi itu berujung pada dugaan penyerangan menggunakan gunting. Berdasarkan informasi awal yang beredar, korban disebut mengalami sekitar 10 luka akibat serangan tersebut. Namun, jumlah dan kondisi luka korban masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi pihak berwenang maupun tenaga medis.

Warga yang mengetahui kejadian itu sempat bereaksi terhadap terduga pelaku sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi. Polisi kemudian mengamankan Sergio untuk menjalani pemeriksaan, sedangkan Regina dievakuasi ke RSUD PP Magretti Saumlaki guna mendapatkan penanganan medis.
“Pelaku sudah diamankan di Polres. Motifnya cemburu dan perselingkuhan,” ungkap Ayani saat dikonfirmasi.

Ayani menegaskan, penyidik masih mendalami kasus tersebut melalui pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian dan memastikan penyebab peristiwa itu.

“Iya, sementara penyidik masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan lanjut,” tandasnya.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi diharapkan dapat mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut, termasuk rangkaian pertengkaran yang mendahului dugaan penyerangan terhadap korban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *