AMBONPENDIDIKAN

41 Siswa SMK Al-Wathan Ambon Ikut TKA Hari Pertama

×

41 Siswa SMK Al-Wathan Ambon Ikut TKA Hari Pertama

Sebarkan artikel ini

AkuratMaluku.com – Sebanyak 41 siswa kelas XII SMK Al-Wathan Ambon mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang kedua yang dimulai Senin (2/11/2026). Menghadapi pelaksanaan hari pertama, pihak sekolah memastikan kesiapan peserta didik, perangkat komputer hingga jaringan internet untuk mendukung kelancaran ujian.

Kepala SMK Al-Wathan Ambon, Juwairiah Silehu, mengatakan pelaksanaan TKA berlangsung pada 2–5 November 2026. Berbagai persiapan telah dilakukan sekolah, baik dari sisi akademik maupun teknis, guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian sesuai jadwal.

Menurut Juwairiah, persiapan akademik telah dilakukan sejak jauh hari melalui kegiatan pemantapan materi. Namun, proses tersebut sempat menyesuaikan dengan aktivitas siswa yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri.

Untuk memaksimalkan persiapan, pihak sekolah kemudian meminta izin kepada industri agar para siswa dapat kembali mengikuti pemantapan bersama guru sebelum pelaksanaan TKA.

“Ada empat materi yang dipersiapkan, yakni Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, serta Prakarya dan Kewirausahaan sebagai mata pelajaran pilihan wajib untuk SMK. Sementara materi pilihan lainnya dipelajari siswa secara mandiri di rumah,” jelas Juwairiah.

Tidak hanya mempersiapkan kemampuan akademik, sekolah juga melakukan pembenahan fasilitas pendukung, terutama perangkat komputer dan jaringan internet.

Juwairiah mengungkapkan, SMK Al-Wathan memiliki 20 unit Chromebook dan laptop yang disiapkan untuk menunjang pelaksanaan TKA. Ujian dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama pukul 09.00 WIT dan sesi kedua sekitar pukul 12.00 WIT.

“Kami juga meningkatkan kapasitas jaringan internet. Sebelumnya hanya sekitar 20 Mbps, sekarang sudah ditingkatkan menjadi 150 Mbps agar dapat menunjang kebutuhan siswa selama ujian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan TKA merupakan satu rangkaian dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), meskipun keduanya memiliki fungsi evaluasi yang berbeda.

Terkait jumlah peserta, Juwairiah menyebutkan, tahun ini SMK Al-Wathan mengikutsertakan 41 siswa. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini juga berdampak pada pemenuhan jumlah sampel untuk pelaporan mutu pendidikan. Juwairiah menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima sekolah, jumlah peserta yang tersedia belum memenuhi kebutuhan sampel untuk penerbitan rapor mutu tahun ini.

Meski demikian, pihak sekolah tetap berupaya memberikan pendampingan maksimal agar seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan baik dan memperoleh hasil sesuai kemampuan masing-masing.

Ia berharap pelaksanaan TKA menjadi momentum untuk mengevaluasi proses pembelajaran sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di SMK Al-Wathan Ambon.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *