AkuratMaluku.com – Anggota DPD RI asal Maluku, Nono Sampono, meminta masyarakat tetap percaya kepada pemerintah di tengah berbagai tekanan ekonomi global yang ikut berdampak hingga ke daerah. Pesan itu disampaikan Nono saat melakukan lawatan reses di Negeri Oma, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (12/5/2026).
Kedatangan Nono Sampono disambut antusias warga Negeri Oma. Raja Negeri Oma, E. Patiata bersama Saniri Negeri, Kapolsek Haruku beserta jajaran turut menyambut langsung rombongan setibanya di desa tersebut. Selain menyerap aspirasi masyarakat, Nono Sampono juga menyerahkan bantuan beras sebanyak dua ton kepada warga. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Balai Desa Negeri Oma.

Dalam sambutannya, Nono menegaskan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil bukan hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga dipengaruhi situasi dunia, mulai dari perang Rusia-Ukraina hingga konflik di Timur Tengah yang berdampak pada pasokan pangan dan energi global. Meski demikian, ia mengajak masyarakat tetap optimistis dan mendukung langkah pemerintah pusat maupun daerah dalam menghadapi tekanan tersebut.
“Kita harus percaya kepada Tuhan dan juga percaya bahwa pemerintah saat ini sedang berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Situasi dunia memang berpengaruh besar terhadap kehidupan kita di daerah, terutama soal pangan dan energi,” ujar Nono.
Ia juga menyinggung kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak di tengah kenaikan harga energi di berbagai negara. Menurutnya, keputusan tersebut patut disyukuri karena dapat meringankan beban masyarakat.
Selain membahas persoalan ekonomi, Nono Sampono turut memaparkan sejumlah agenda strategis pembangunan Maluku. Di antaranya proyek Blok Masela yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2029 dan diperkirakan mampu menyerap lebih dari 150 ribu tenaga kerja. Ia meminta pemerintah daerah mulai mempersiapkan generasi muda Maluku agar mampu bersaing dan tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

Nono juga menyoroti perjuangan pengesahan Undang-Undang Daerah Kepulauan yang dinilai penting untuk meningkatkan alokasi anggaran bagi Provinsi Maluku. Menurutnya, selama ini Maluku masih tertinggal karena sistem penganggaran nasional lebih banyak menghitung jumlah penduduk dibanding karakteristik wilayah kepulauan.
“Kalau Undang-Undang Daerah Kepulauan ini berhasil disahkan, anggaran Maluku bisa meningkat signifikan dan akan membantu percepatan pembangunan di daerah,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Haruku, B. Dethan, mengapresiasi kunjungan Nono Sampono ke Negeri Oma. Ia menilai kehadiran anggota DPD RI tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat sekaligus memberi motivasi untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Negeri Oma termasuk negeri yang paling aman dan damai di Pulau Haruku. Ini harus terus dipertahankan,” ujar Dethan.
Raja Negeri Oma, E. Patiata, juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi warga Negeri Oma.(*)












