Menu

Mode Gelap

AMBON

Nono Sampono: Jika Pelabuhan Terpadu Dibangun, Ambon Bisa Jadi Singapura

badge-check


Nono Sampono: Jika Pelabuhan Terpadu Dibangun, Ambon Bisa Jadi Singapura Perbesar

AkuratMaluku.com – Anggota Komite II DPD RI, Nono Sampono menegaskan pembangunan daerah menjadi kunci memperkuat ketahanan nasional. Menurutnya, Maluku memiliki posisi strategis secara geopolitik sehingga harus dipersiapkan sebagai pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia.

Hal itu disampaikan Nono Sampono saat melakukan kunjungan reses ke Lanud Pattimura, Senin (11/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Nono bersama rombongan staf diterima langsung Komandan Lanud Pattimura, Adhi Safarul Akbar beserta jajaran di Markas Komando Lanud Pattimura Ambon.

“Daerah harus maju agar negara kuat. Memang Maluku masih memiliki banyak keterbatasan, tetapi ke depan akan ada berbagai pembangunan strategis,” kata Nono.

Ia menjelaskan, salah satu proyek besar yang tengah dipersiapkan pemerintah ialah pembangunan Pelabuhan Terpadu yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Kehadiran pelabuhan tersebut diyakini akan menjadikan Ambon sebagai pusat distribusi logistik kawasan timur Indonesia.

Menurut Nono, daerah-daerah seperti Maluku Utara, Kendari, Papua hingga Merauke nantinya tidak perlu lagi bergantung ke Pulau Jawa untuk distribusi barang, sebab Ambon akan berfungsi sebagai pusat penampungan sekaligus distribusi.

“Pelabuhan terpadu ini bisa menjadikan Ambon sebagai Singapura kecil di timur Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan rencana perpanjangan landasan Bandara Pattimura yang kini telah masuk dalam perencanaan Bappenas. Dengan pengembangan tersebut, pesawat berbadan lebar nantinya dapat mendarat langsung di Ambon.

Kondisi itu, lanjut Nono, menuntut kesiapan TNI, termasuk TNI Angkatan Udara, untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan kawasan strategis di Maluku. Ia juga menyinggung rencana peningkatan status dan pengembangan Lapangan Terbang Selaru guna mendukung pengamanan kawasan serta pengembangan Blok Masela.

“Secara geopolitik Ambon sangat strategis. Karena itu pembangunan harus disertai kesiapan pertahanan dan keamanan,” tegasnya.

Nono juga mengingatkan pentingnya merancang pembangunan dengan mempertimbangkan kondisi kedaruratan dan ancaman strategis di masa depan, bukan hanya dalam situasi normal atau damai.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas polemik persoalan tanah antara TNI AU dan masyarakat yang hingga kini masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah.

Sementara itu, Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Adhi Safarul Akbar mengatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto memberi perhatian besar terhadap pengembangan kawasan timur Indonesia, termasuk Maluku.

Menurutnya, penguatan wilayah timur akan dimulai dari Morotai, Biak hingga Ambon. Bahkan pemerintah juga merencanakan pembangunan pangkalan udara di Kabupaten Kepulauan Aru sebagai bagian dari penguatan pertahanan dan konektivitas kawasan.

“Akan dibangun pangkalan udara di Aru sehingga posisinya berada di tengah antara Makassar dan Maluku,” kata Adhi.(*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambangi DLHP Kota Ambon, Nono Sampono Bicara Soal Pengelolaan Sampah

13 Mei 2026 - 19:43 WIT

Reses ke Dinas PU, Nono Soroti Permukiman Rawan di Ambon

13 Mei 2026 - 11:22 WIT

Serap Aspirasi di Ambon, Nono Kaget Damkar Ambon Belum Pernah Pengadaan Mobil Baru

13 Mei 2026 - 11:03 WIT

PLN Resmikan SPKLU Hijau di Bandara Pattimura

1 Mei 2026 - 10:45 WIT

Jazilul Imbau Warga Maluku Hindari Panik Buying

31 Maret 2026 - 21:25 WIT

Trending di AMBON