AkuratMaluku.com – SMAN 3 Ambon terus mematangkan kesiapan menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN). Sebanyak 309 siswa kelas XII dipersiapkan melalui rangkaian pemantapan, try out, hingga gladi untuk memastikan peserta tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga mampu mengikuti seluruh tahapan ujian berbasis komputer dengan baik.
Plt Kepala SMAN 3 Ambon, Yosina Hetharion, S.Pd, mengatakan sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Pemantapan diberikan guru di luar proses pembelajaran reguler sebagai bagian dari upaya membantu siswa menghadapi TKA.
“Terima kasih untuk kesiapan sekolah selama ini. Ketika ada program seperti ini, sekolah siap menindaklanjuti. Selain proses pembelajaran di kelas, ada pemantapan yang dilakukan bapak dan ibu guru terhadap anak-anak dalam persiapan pelaksanaan try out, kemudian gladi, dan nanti pelaksanaan TKA,” ujar Yosina, Selasa (20/10/26).
Menurutnya, hasil try out dan tahapan simulasi menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah. Perbedaan capaian siswa, mulai dari nilai sangat baik, baik hingga cukup, menjadi gambaran bagi guru untuk menentukan langkah pembinaan berikutnya.
“Itu merupakan evaluasi bagi kami pihak sekolah dan bapak ibu guru untuk tetap memotivasi anak-anak dalam proses pembelajaran,” katanya.
Yosina menegaskan, keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh sekolah. Peran orang tua di rumah juga sangat penting, terutama dalam mengawasi dan mengontrol proses belajar anak.
Karena itu, wali kelas, guru mata pelajaran dan orang tua diharapkan terus membangun komunikasi serta memberikan dukungan agar siswa lebih siap menghadapi TKA.
Sementara itu, Proktor SMAN 3 Ambon, Arnold Joseph, menjelaskan kesiapan perangkat komputer yang akan digunakan dalam pelaksanaan TKA.
Menurut Arnold, sekolah telah melakukan pemeriksaan dan uji coba perangkat melalui proses gladi bersih. Pelaksanaan ujian akan menggunakan dua ruang dengan kapasitas berbeda.
Satu ruang disiapkan untuk 25 peserta, sementara ruang lainnya mampu menampung 30 peserta. Dengan demikian, dalam satu sesi terdapat 55 peserta yang mengikuti ujian secara bersamaan.
Karena jumlah peserta mencapai 309 siswa, pelaksanaan TKA di SMAN 3 Ambon akan dibagi menjadi dua gelombang.
Setiap gelombang berlangsung selama empat hari dengan tiga sesi ujian setiap harinya. Hari pertama dijadwalkan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua Bahasa Inggris, hari ketiga Matematika, sedangkan hari keempat digunakan untuk mata pelajaran pilihan.
Untuk setiap harinya, sesi pertama dimulai sekitar pukul 08.00, sesi kedua sekitar pukul 11.00 dan sesi ketiga sekitar pukul 14.00.
Arnold memastikan kesiapan jaringan internet juga telah diperhitungkan. Sekolah menggunakan dua jaringan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian.
“Dukungan jaringan internet cukup memadai. Ada dua jaringan yang kita gunakan. Apabila mengalami gangguan, kita juga sudah punya jaringan cadangan,” jelas Arnold.
Untuk perangkat ujian, SMAN 3 Ambon memanfaatkan komputer dan laptop yang tersedia di ruang laboratorium. Seluruh perangkat tersebut telah diuji agar dapat digunakan selama pelaksanaan TKA.
Dengan persiapan perangkat, jaringan dan pemantapan akademik yang dilakukan secara bertahap, SMAN 3 Ambon menargetkan seluruh peserta dapat mengikuti TKA dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik.(*)








