AkuratMaluku.com – Sebanyak 39 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Mabrur Ambon mengikuti Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026. Pelaksanaan ujian berlangsung sejak 20 April dan dijadwalkan berakhir pada 25 April 2026.
Kepala MTs Al Mabrur Ambon, M. Nasir Subhan, yang ditemui pada hari kedua ujian, Selasa (21/4/2026), menjelaskan bahwa seluruh peserta ujian dibagi ke dalam dua ruang untuk memastikan proses berjalan tertib dan lancar. Dalam pelaksanaannya, pihak madrasah melibatkan delapan pengawas dari internal satuan pendidikan.
Menurutnya, pelaksanaan ujian mengacu pada ketentuan resmi sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Dirjen Nomor 751 tentang prosedur Ujian Madrasah, termasuk pengaturan sesi, mata pelajaran, serta penempatan pengawas di setiap ruangan.
“Semua tahapan pelaksanaan kami sesuaikan dengan aturan yang berlaku agar ujian berjalan sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Sebanyak 11 mata pelajaran diujikan, yakni Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Bahasa Arab, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).
Nasir menegaskan bahwa Ujian Madrasah menjadi salah satu indikator utama dalam penentuan kelulusan siswa. Hal ini sejalan dengan ketentuan bahwa kelulusan ditentukan berdasarkan beberapa syarat, termasuk keikutsertaan dalam ujian tersebut.
Ia juga mengakui bahwa pelaksanaan ujian tahun ini masih dilakukan secara manual menggunakan pensil, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah.
“Ke depan kami berharap bisa beralih ke sistem berbasis komputer atau online, sehingga pelaksanaan ujian dapat lebih efektif,” katanya.
Sebelumnya, ujian hari pertama pada Senin (20/4/2026) secara resmi dibuka oleh Pengawas Madrasah dari Kementerian Agama Kota Ambon, sebagai tanda dimulainya rangkaian Ujian Madrasah di MTs Al Mabrur Ambon.(*)












