AMBON

Polda Maluku Gerakkan Green Policing, Pesisir Tantui Jadi Titik Aksi

×

Polda Maluku Gerakkan Green Policing, Pesisir Tantui Jadi Titik Aksi

Sebarkan artikel ini

AkuratMaluku.com – Menjaga pesisir bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi menyangkut masa depan lingkungan dan kehidupan masyarakat Maluku. Pesan itu coba ditegaskan Polda Maluku melalui aksi Green Policing di kawasan pesisir Tantui, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (23/10/2026).

Dipimpin Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi yang bersentuhan langsung dengan kawasan pesisir.

Program Green Policing diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa perlindungan lingkungan tidak cukup dilakukan melalui ajakan atau imbauan. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan dilakukan secara konsisten, baik oleh anggota kepolisian maupun masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, perhatian diarahkan pada pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir yang memiliki posisi penting bagi kehidupan masyarakat. Bagi Maluku sebagai provinsi kepulauan, kondisi pesisir dan laut berkaitan erat dengan aktivitas sosial, ekonomi, hingga keberlangsungan ekosistem.

Ancaman sampah dan pencemaran menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Jika tidak dikelola dengan baik, persoalan tersebut bukan hanya mengganggu kebersihan kawasan, tetapi juga berpotensi memengaruhi ekosistem pesisir dan laut.

Karena itu, Green Policing diposisikan sebagai pendekatan yang memperluas peran kepolisian dalam membangun kepedulian sosial. Polisi tidak hanya hadir dalam konteks keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendorong perilaku masyarakat yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kapolda Maluku dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya keteladanan dan konsistensi dalam menjaga lingkungan. Namun, pernyataan langsung Kapolda masih perlu dikonfirmasi sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung.

Melalui kegiatan di pesisir Tantui, Polda Maluku berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi kebiasaan bersama. Edukasi, keteladanan, dan aksi nyata diharapkan mampu menggerakkan masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan serta kelestarian kawasan pesisir.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa menjaga laut dan pesisir Maluku bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan kesadaran kolektif, kawasan pesisir diharapkan tetap terjaga untuk menopang kehidupan masyarakat Maluku di masa mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *