AkuratMaluku.com – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Maluku Tengah menggelar acara Tasyakuran Kelulusan Siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan sukacita,Senin (8/6/26). Kegiatan tersebut menjadi momentum syukur atas keberhasilan para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di madrasah tersebut.
Kepala MTsN 6 Maluku Tengah, Hadana Opier, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 60 siswa dinyatakan lulus dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.
Menurutnya, tasyakuran ini merupakan puncak rasa syukur bagi siswa, orang tua, dan seluruh civitas madrasah atas proses pendidikan yang telah dijalani.
“Tema yang kami angkat pada tasyakuran kali ini adalah Manggurebe. Tema ini merupakan akronim dari Melangkah Menyalakan Semangat Generasi Unggul, Religius, dan Berkarakter. Melalui tema ini, kami ingin mengajak anak-anak untuk terus melangkah maju, menjaga semangat belajar, meningkatkan kualitas diri, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mempertahankan karakter yang baik dalam kehidupan,” ujar Hadana.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak madrasah untuk mendidik dan membimbing putra-putri mereka selama kurang lebih tiga tahun.
“Kami berharap anak-anak menjadi pribadi yang membanggakan, rendah hati dalam keberhasilan, serta kuat menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Teruslah melangkah, teruslah menyala, dan jadilah cahaya bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya kepada para lulusan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi yang dilakukan MTsN 6 Maluku Tengah.
Menurutnya, penampilan dan kreativitas yang ditunjukkan para siswa dalam acara tasyakuran menunjukkan adanya perkembangan positif yang patut dibanggakan.
“Saya melihat ada langkah maju yang dimiliki MTsN 6 Maluku Tengah dibandingkan dengan yang lain. Ini merupakan hasil inovasi yang dilakukan oleh kepala madrasah dan seluruh tenaga pendidik sehingga layak mendapatkan apresiasi,” ungkapnya.
H. Yamin juga memberikan penghargaan terhadap tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut karena dinilai relevan dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Dalam kesempatan itu, ia berpesan kepada para lulusan agar selalu menjaga nama baik almamater, menghormati guru, dan berbakti kepada orang tua.
“Jangan pernah melupakan almamater, guru, dan terutama orang tua. Keberhasilan yang diraih hari ini tidak terlepas dari doa dan perjuangan mereka. Keberkahan ilmu akan terus melekat apabila kita tetap menghormati para guru yang telah mendidik kita,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan para siswa untuk senantiasa bersikap rendah hati serta fokus dalam meraih cita-cita dan target kehidupan.
“Rendah hati adalah karakter masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Maluku. Jangan merasa besar diri ketika berhasil. Tetaplah fokus pada target yang ingin dicapai, cepat beradaptasi dengan perubahan, dan terus berusaha menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga, bangsa, negara, dan agama,” pesannya.(*)












