AkuratMaluku.com – SMA PGRI I Ambon terus memperkuat transformasi pendidikan berbasis teknologi melalui Workshop Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) bagi seluruh guru. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal sekolah dalam menerapkan sistem pembelajaran digital secara menyeluruh di lingkungan pendidikan.
Kepala SMA PGRI I Ambon, Lauren Makatipu mengatakan, perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut sekolah dan tenaga pendidik mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, termasuk implementasi pembelajaran mendalam, coding hingga kecerdasan artifisial (AI).
Menurutnya, SMA PGRI I Ambon saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu sekolah model di Provinsi Maluku dalam penerapan pembelajaran mendalam dan digitalisasi pendidikan. Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi langkah penting agar transformasi tersebut dapat berjalan maksimal.
“Kami mungkin bukan sekolah yang paling hebat, tetapi pemerintah memberikan kesempatan kepada kami untuk berkembang sebagai sekolah model. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus bergerak mengikuti tuntutan pendidikan digital,” ujar Lauren, Sabtu (9/5/26).
Ia menjelaskan, pemanfaatan papan interaktif digital akan mendukung proses belajar mengajar menjadi lebih modern dan interaktif. Seluruh guru nantinya diwajibkan mulai menggunakan perangkat digital dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
“Terhitung mulai hari ini, kegiatan pembelajaran di sekolah diarahkan berbasis digital melalui pemanfaatan papan interaktif digital. Guru harus mulai terbiasa menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran,” katanya.
Meski saat ini perangkat PID yang tersedia masih terbatas, pihak sekolah tetap mengatur penggunaan secara bergilir agar semua guru dapat merasakan manfaat teknologi tersebut. SMA PGRI I Ambon juga berharap adanya tambahan bantuan perangkat dari pemerintah guna mendukung pemerataan digitalisasi di seluruh ruang kelas.
Workshop tersebut turut menghadirkan pemateri yang dikenal sebagai fasilitator pembelajaran mendalam sekaligus pejuang digital pendidikan di Maluku. Kehadiran narasumber diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan secara efektif dan kreatif.(*)












