AkuratMaluku.com – Kepengurusan baru sembilan organisasi siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon didorong untuk mampu melahirkan prestasi dan inovasi, usai resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung di lapangan upacara sekolah.
Pengukuhan tersebut menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi pengurus MPK, PSIM, PRISMA, Tahfidzul Quran, PMR, Sispal, Paskibraka, Sanggar Seni, dan Marching Band dalam menggerakkan aktivitas organisasi di lingkungan madrasah.
Kepala Kementerian Agama Kota Ambon, Fachrurrazy Hasanusi, menekankan bahwa organisasi siswa harus menjadi ruang produktif yang mampu membentuk karakter sekaligus melahirkan karya nyata. Menurutnya, para pengurus tidak hanya dituntut aktif secara internal, tetapi juga mampu membawa nama baik madrasah melalui berbagai kegiatan positif.
“Organisasi harus menjadi tempat lahirnya ide, kreativitas, dan prestasi. Siswa perlu memanfaatkan wadah ini untuk mengembangkan diri dan menunjukkan kemampuan terbaik,” ujarnya, Sabtu (11/4/26).
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kerja sama dalam menjalankan roda organisasi. Dengan struktur yang telah terbentuk, para pengurus diharapkan mampu menjalankan program kerja secara terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala MAN Ambon, Nasit Marasabessy, menyampaikan bahwa organisasi siswa merupakan bagian penting dalam mendukung proses pendidikan secara menyeluruh. Ia berharap, kepengurusan baru dapat menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi pengembangan potensi siswa.
“Ini adalah momentum bagi para pengurus untuk menunjukkan kapasitasnya. Jadikan organisasi sebagai tempat belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi madrasah,” katanya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, MAN Ambon optimistis organisasi siswa akan semakin aktif dan berperan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang dinamis, kreatif, dan berprestasi.(*)












