AkuratMaluku.com – Anggota DPD RI Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono menyoroti tantangan besar yang dihadapi Generasi Z dalam menjaga nasionalisme di tengah arus globalisasi budaya yang semakin masif. Ia menekankan pentingnya pemahaman Empat Pilar Kebangsaan sebagai benteng utama dalam mempertahankan identitas bangsa, bahasa, serta nilai-nilai luhur budaya Indonesia di era digital saat ini.
Hal tersebut disampaikan Nono Sampono dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Angkatan Muda Efrat Jemaat GPM Nazaret’h yang berlangsung di kediaman keluarga Wenno, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pemuda yang antusias menyimak pemaparan dan berdiskusi seputar peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.
Dalam materinya, Nono mengungkapkan bahwa derasnya pengaruh budaya asing melalui media sosial, platform digital, serta industri hiburan global berpotensi menggerus kecintaan generasi muda terhadap jati diri nasional. Ia mengajak pemuda untuk bijak dalam menyaring informasi dan budaya yang masuk, tanpa kehilangan kebanggaan terhadap warisan budaya Indonesia.

Menurutnya, implementasi nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari merupakan kunci memperkuat karakter kebangsaan di kalangan Generasi Z. Nono berharap melalui sosialisasi ini, pemuda gereja dapat menjadi pelopor nasionalisme modern yang tetap terbuka terhadap dunia, namun kokoh dalam menjaga identitas bangsa.(*)







