AKURATMALUKU.COM – Gangguan pada sistem pembangkit menyebabkan pasokan listrik di Kota Ambon mengalami defisit daya. Kondisi ini memaksa PT PLN (Persero) UP3 Ambon melakukan pemadaman listrik secara bergilir terhadap sejumlah pelanggan, Kamis (5/11/2026).
Pemadaman tersebut dilakukan sebagai langkah pengaturan beban untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan Ambon di tengah menurunnya kemampuan pembangkit dalam memasok kebutuhan listrik.
Dalam pemberitahuan resminya, PLN UP3 Ambon menjelaskan, gangguan pada sistem pembangkit berdampak pada penurunan daya mampu pasok sehingga terjadi defisit daya. Akibatnya, pemadaman bergilir diberlakukan terhadap pelanggan daya besar maupun pelanggan umum.
Berdasarkan informasi yang disampaikan PLN, sebanyak 425 pelanggan terdampak kebijakan pengaturan beban tersebut.
Sejumlah wilayah yang masuk dalam daftar pemadaman meliputi kawasan Wayame, Hatu, Liliboy, Alang, Jalan Y. Syaranamual, Kate-Kate, Pasir Putih, hingga Hunuth dan Waiheru.
Selain itu, pemadaman juga mencakup kawasan Passo, Batu Gong, Wailiha, Toisapu, Hutumuri, Rutong, Leahari, serta sejumlah wilayah lainnya di Pulau Ambon.
Wilayah lain yang turut terdampak antara lain Jalan Jenderal Sudirman, Pinang Putih, Kampung Kisar, Kebun Cengkeh, Perempatan, BTN Aimar, Bere-Bere, Kayu Putih, Soya, Hatalai, Tuni, Naku, Kilang, Ema, Hukurila, Talaga Raja, Kusu-Kusu Sereh dan Mahia.
Sejumlah fasilitas usaha dan pelayanan juga masuk dalam daftar pelanggan terdampak, di antaranya MCM Village, Kantor LIPI, Indogrosir, Mega Gas, Hotel Santika Maluku, Swiss-Belhotel, The Natsepa, Hotel Zest, Ambon Plaza (Amplaz), serta Coldstorage Tulehu.
PLN menegaskan, waktu pelaksanaan pemadaman pada masing-masing pelanggan mengikuti pengaturan beban dan kondisi operasional sistem. Dengan demikian, durasi maupun waktu pemadaman dapat berubah sesuai perkembangan kondisi kelistrikan.
Saat ini, PLN UP3 Ambon terus melakukan upaya pemulihan agar pasokan listrik dapat kembali normal secepatnya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama pelanggan,” demikian pemberitahuan PLN UP3 Ambon.(*)









