AMBONDAERAH

Blok Masela Diresmikan, Nono Sampono Ingatkan Etos Kerja Harus Dijunjung

×

Blok Masela Diresmikan, Nono Sampono Ingatkan Etos Kerja Harus Dijunjung

Sebarkan artikel ini
Anggota DPD RI, Nono Sampono saat memberiikan arahan dalam giat penyerapan aspirasi yang berlangsung di Ruma Aspirasi Kantor Sekretariat DPD RI Provinsi Maluku, Rabu 22 Juli 2026

AkuratMaluku.com – Anggota Komite II DPD RI, Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono mengingatkan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) asal Maluku agar mampu mengambil peran strategis dalam pengelolaan Proyek Blok Masela yang baru saja memasuki tahapan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Nono saat disela- sela penyerapan aspirasi masyarakat di Rumah Aspirasi Kantor Sekretariat DPD RI Provinsi Maluku, Rabu (22/7/2026).

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait tingginya angka pengangguran di Maluku, Nono menilai kehadiran Blok Masela harus menjadi momentum untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi putra-putri daerah.

“Kita sedang berupaya agar Blok Masela yang baru saja diresmikan dapat dipercepat. Semula target operasional pada 2029, namun kini diharapkan bisa terealisasi lebih cepat, yakni sekitar 2027 hingga 2028,” ujarnya.

Menurut Nono, percepatan proyek tersebut harus diiringi dengan kesiapan SDM lokal. Apalagi, investasi di Blok Masela melibatkan perusahaan-perusahaan internasional dengan standar kerja yang tinggi serta memberikan peluang besar bagi daerah melalui kepemilikan Participating Interest (PI) sebesar 10 persen.

Ia berharap harapan masyarakat Maluku yang selama ini menantikan manfaat kehadiran Blok Masela benar-benar dapat diwujudkan, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kita berharap pekerjaan-pekerjaan di Blok Masela dapat mengakomodasi putra-putri daerah Maluku. Bahkan mereka juga harus didorong untuk bisa menduduki posisi-posisi strategis, tentunya bagi yang memiliki kemampuan, kapasitas, dan pengalaman di sektor energi dan gas,” katanya.

Namun demikian, Nono menegaskan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup. Ia mengingatkan generasi muda Maluku harus memiliki etos kerja yang kuat, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan budaya kerja perusahaan internasional.

“Disiplin harus benar-benar dikedepankan, karena budaya kerja dengan perusahaan asing sangat menjunjung tinggi kedisiplinan. Harus ada revolusi etos kerja. Saya khawatir kalau anak-anak kita baru bekerja sebentar sudah tidak tahan. Karena itu mereka harus dipersiapkan dengan baik,” tegasnya.

Nono menambahkan, kesiapan SDM menjadi kunci agar masyarakat Maluku tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri ketika proyek strategis nasional tersebut mulai beroperasi.

“Kita harus menjaga kepercayaan yang diberikan. Jangan sampai kesempatan besar ini justru dimanfaatkan oleh tenaga kerja dari luar karena kita belum siap. Blok Masela harus menjadi kebanggaan sekaligus membawa kesejahteraan bagi masyarakat Maluku,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *