AkuratMaluku.com – Ketersediaan listrik berkapasitas besar menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit, terutama di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Aru. Menjawab kebutuhan tersebut, PT PLN (Persero) melalui UP3 Tual menyiapkan dukungan pasokan listrik sebesar 1,1 Megawatt (MW) untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cendrawasi Dobo.
Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara PLN UP3 Tual dan pihak RSUD Cendrawasi Dobo untuk layanan pasang baru listrik berdaya 1,1 MW.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Dony Noor Gustiarsyah, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan listrik bagi fasilitas kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam mendukung pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keandalan pasokan listrik memiliki peran strategis dalam menunjang operasional rumah sakit, mulai dari penggunaan peralatan medis hingga berbagai fasilitas penunjang pelayanan pasien.
“Listrik bukan sekadar kebutuhan energi, tetapi juga menjadi penopang pelayanan penting bagi masyarakat, termasuk sektor kesehatan. Melalui kerja sama ini, kami berharap dukungan kelistrikan PLN dapat membantu RSUD Cendrawasi Dobo mengembangkan fasilitas dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Aru,” ujar Dony, Selasa (3/11/2026).
Penandatanganan SPJBTL tersebut menjadi langkah awal dalam proses penyambungan listrik bagi rumah sakit. Dengan kapasitas daya mencapai 1,1 MW, pasokan listrik yang disiapkan diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan operasional rumah sakit sekaligus mendukung pengembangan fasilitas dan peralatan medis.
Manager PLN UP3 Tual, Sasongko Aribowo, mengatakan pihaknya terus membangun koordinasi dengan manajemen rumah sakit agar seluruh tahapan pelayanan penyambungan listrik berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Ia menilai kebutuhan listrik rumah sakit membutuhkan perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat.
PLN, lanjutnya, berupaya memastikan proses pelayanan kelistrikan tersebut dikawal secara optimal agar kebutuhan daya RSUD Cendrawasi Dobo dapat terpenuhi sesuai perencanaan.
Di tingkat operasional, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dobo, Ayatullah Orhaq Umar, bersama jajaran turut mengambil bagian dalam koordinasi teknis dan administrasi dengan pihak rumah sakit.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antarsatuan kerja PLN dalam memastikan pelayanan kelistrikan bagi fasilitas publik berjalan secara responsif.
Dukungan ini memiliki arti penting bagi masyarakat Kepulauan Aru yang secara geografis terdiri atas 187 pulau, dengan 89 pulau di antaranya berpenghuni. Wilayah tersebut mencakup lima pulau besar, yakni Kola, Wokam, Kobror, Maekor, dan Trangan.
Kondisi geografis kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan akses pelayanan kesehatan. Karena itu, penguatan infrastruktur pendukung rumah sakit, termasuk ketersediaan listrik dengan kapasitas memadai, menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Melalui kerja sama tersebut, PLN UIW Maluku dan Maluku Utara berharap dukungan kelistrikan bagi RSUD Cendrawasi Dobo dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan fasilitas kesehatan dan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat.
PLN juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Maluku dan Maluku Utara.(*)









