AkuratMaluku.com – Anggota Komite II DPD RI, Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono, mengingatkan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, ketiga unsur tersebut merupakan fondasi utama untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing.
Pesan itu disampaikan Nono saat mengunjungi warga Negeri Hatiwe Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dalam agenda resesnya, Rabu (22/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Nono menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga formal, tetapi juga harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui pembinaan di masyarakat serta kegiatan ekstrakurikuler.
“Ada tiga komponen penting dalam pendidikan, yakni keluarga, pendidikan formal, dan masyarakat. Ketiganya harus berjalan seiring. Jika salah satu tidak berfungsi dengan baik, maka proses pembentukan karakter anak akan menjadi timpang,” ujarnya.

Ia menilai perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat, namun juga menyimpan tantangan besar apabila tidak digunakan secara bijak. Karena itu, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan telepon seluler dan media sosial oleh anak-anak.
Menurut Nono, pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan pendidikan karakter agar tidak memengaruhi nilai-nilai yang telah diwariskan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga jati diri dan budaya lokal di tengah derasnya arus informasi global. Generasi muda, katanya, harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas serta nilai-nilai luhur yang menjadi pegangan masyarakat.
Selain itu, Nono menekankan pentingnya penguatan literasi bagi anak-anak dan remaja, baik literasi membaca, digital, maupun literasi kehidupan. Upaya tersebut dinilai menjadi bekal penting agar generasi muda mampu menyaring informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkan teknologi secara positif.
“Jika keluarga, sekolah, dan masyarakat mampu berkolaborasi dengan baik, maka kita akan melahirkan generasi yang kuat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.(*)





