AkuratMaluku.com – Menjelang pelaksanaan Ground Breaking Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Saumlaki terus memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk memastikan kebutuhan energi selama agenda strategis nasional tersebut dapat terpenuhi dengan baik.
Kesiapan kelistrikan menjadi perhatian utama mengingat kegiatan yang akan berlangsung di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan itu direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia. PLN memastikan seluruh aspek teknis, mulai dari jaringan hingga personel pendukung, telah dipersiapkan secara menyeluruh.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko, mengatakan dukungan terhadap proyek strategis nasional merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur energi yang mampu menunjang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“PLN berkomitmen mendukung setiap agenda strategis nasional melalui kesiapan infrastruktur kelistrikan yang optimal. Ground Breaking Blok Masela menjadi momentum penting bagi pengembangan ekonomi dan investasi di Kepulauan Tanimbar. Kami terus mempersiapkan aspek teknis dan operasional agar dukungan kelistrikan dapat berjalan dengan baik,” ujar Noer, Jumat (10/7/2026).
Dalam rangka memastikan kesiapan sistem, PLN UP3 Saumlaki telah melakukan pengecekan langsung di lokasi kegiatan. Tim teknis melakukan pemetaan jaringan yang tersedia, menentukan kebutuhan suplai, serta mengidentifikasi berbagai fasilitas pendukung yang diperlukan selama pelaksanaan acara.
Berdasarkan hasil kajian awal, kebutuhan daya listrik untuk mendukung rangkaian kegiatan diperkirakan mencapai 700 kilowatt (kW). PLN juga telah menyusun skema pengamanan pasokan listrik guna mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan selama kegiatan berlangsung.
Manager PLN UP3 Saumlaki, Hendrik Ferdinand Siahaan, menjelaskan bahwa persiapan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi bersama pihak terkait, termasuk penguatan kesiapan personel dan peralatan operasional.
“Berbagai tahapan telah kami lakukan, mulai dari survei teknis, pemetaan kebutuhan daya, penyusunan pola pengamanan sistem, hingga kesiapan tim di lapangan. Kami memastikan dukungan kelistrikan selama Ground Breaking Blok Masela berjalan aman, stabil, dan optimal,” kata Hendrik.
Menurutnya, kehadiran PLN dalam mendukung kegiatan strategis tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran acara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pembangunan energi di Kepulauan Tanimbar.
Melalui kesiapan sistem kelistrikan yang terus ditingkatkan, PLN menegaskan komitmennya sebagai mitra pembangunan dalam menyediakan energi yang andal untuk mendukung investasi, aktivitas ekonomi, serta kemajuan masyarakat di wilayah Maluku.(*)








