Menu

Mode Gelap

PENDIDIKAN

Terapkan Pembelajaran Berbasis Digital, SMAN 13 Ambon Mulai Pasang TV Pintar

badge-check


Soleman Ahmad Perbesar

Soleman Ahmad

AkuratMaluku.com – SMA Negeri 13 Ambon mulai menerapkan pembelajaran berbasis digital dengan memasang televisi pintar (smart TV) sebagai alat bantu belajar di ruang-ruang kelas. Program ini dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan mendukung digitalisasi pendidikan di sekolah.

Kepala SMA Negeri 13 Ambon, Soleman Ahmad, mengatakan bahwa proses pembelajaran di kelas menjadi prioritas utama sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah mulai menyediakan sarana pembelajaran digital yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar agar lebih efektif dan interaktif.

“Proses pembelajaran di kelas menjadi prioritas kami. Karena itu, kami mulai memasang alat bantu belajar berupa televisi pintar. Pada tahap pertama ini, tersedia 12 unit yang dipasang secara bertahap,” ujar Soleman,Jumat (9/1/26)

Ia menjelaskan, pemasangan smart TV akan dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh ruang kelas terfasilitasi. Dari total 27 ruang kelas yang ada, ditargetkan seluruhnya sudah terpasang televisi pintar paling lambat tahun 2027 hingga 2028.

“Target kami, sampai tahun 2028 semua kelas sudah dilengkapi televisi pintar. Selain itu, ke depan juga akan dipasang perangkat pendukung lainnya seperti CCTV untuk menunjang pengawasan dan keamanan lingkungan sekolah,” tambahnya.

Menurut Soleman, penggunaan televisi pintar ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi di lingkungan sekolah serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Media digital diharapkan mampu meningkatkan fokus dan motivasi belajar siswa di dalam kelas.

“TV pintar ini untuk mendorong digitalisasi sekolah dan mempermudah proses pembelajaran. Dengan tampilan visual yang lebih menarik, siswa bisa lebih fokus dan termotivasi dalam belajar,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengadaan perangkat tersebut telah memenuhi standar dan syarat yang ditetapkan pemerintah. Pendanaannya bersumber dari anggaran sekolah, serta didukung oleh kebijakan pembelanjaan yang telah direncanakan sebelumnya.

Meski demikian, Soleman menegaskan bahwa proses pembelajaran konvensional tetap berjalan. Guru masih akan menggunakan papan tulis sebagai media pendukung, sehingga pembelajaran berlangsung secara kombinasi antara metode digital dan manual.

“Papan tulis tetap digunakan oleh guru. Jadi, pembelajaran tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi, melainkan saling melengkapi,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MAN Ambon Intensif Persiapan Ujian Siswa Kelas XII

14 Januari 2026 - 20:04 WIT

38 Siswa SMAN 3 Malteng Raih Nilai Istimewa TKA

9 Januari 2026 - 21:03 WIT

Rektor UM Maluku: Pemberdayaan Perempuan Nelayan adalah Misi Kemanusiaan Perguruan Tinggi

2 Desember 2025 - 22:00 WIT

Ini Pesan Kepala Kemenag Ambon Untuk Para Guru

24 November 2025 - 20:11 WIT

Kemendikdasmen Latih Puluhan Ribu Guru Terapkan 7 Jurus BK Hebat

20 November 2025 - 20:39 WIT

Trending di PENDIDIKAN