AkuratMaluku.com – SISWA Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Maluku Tengah dibekali berbagai materi keagamaan dan pembinaan karakter selama enam hari pelaksanaan Pesantren Ramadan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan spiritual siswa selama bulan suci Ramadan.
Penutupan kegiatan berlangsung di Aula MTsN 1 Maluku Tengah, Sabtu (7/3/2026). Program Pesantren Ramadan tersebut diikuti oleh siswa dari dua kampus MIN 5 Malteng dan berlangsung selama enam hari dengan berbagai materi pembelajaran keagamaan.
Kepala MIN 5 Maluku Tengah, Dahlan Gazam, mengatakan bahwa kegiatan Pesantren Ramadan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk memperkuat pemahaman keagamaan para siswa sejak dini.
Menurutnya, bulan Ramadan memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi bagi umat Islam, salah satunya berkaitan dengan peristiwa turunnya Al-Qur’an.
“Ramadan telah memasuki hari ke-18. Di dalam bulan puasa ini ada satu hari yang sangat sakral, yaitu turunnya Al-Qur’an atau Nuzulul Quran. Rasulullah SAW menerima wahyu pertama pada 17 Ramadan di Gua Hira,” ujar Dahlan.
Ia menjelaskan, melalui Pesantren Ramadan para siswa tidak hanya diajarkan tentang ibadah puasa dan amalia Ramadan, tetapi juga nilai-nilai moral yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, puasa juga mengajarkan umat Islam untuk bersikap ikhlas, sabar, serta memperkuat hubungan dengan sesama.
Dalam kegiatan tersebut para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga sikap dan perilaku di lingkungan sekolah, termasuk menghindari tindakan perundungan atau bullying.
“Kami juga memberikan pemahaman kepada siswa agar menghindari bullying dan membangun sikap saling menghargai antar teman,” katanya.
Dahlan menjelaskan, rangkaian Pesantren Ramadan dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pertama dilaksanakan di Kampus A dan Kampus B selama tiga hari, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersama di Aula MTsN 1 Maluku Tengah selama tiga hari berikutnya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga penutupan berjalan dengan lancar.
“Mulai dari awal sampai akhir seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Para pemateri juga memberikan materi dengan sungguh-sungguh dan fokus kepada para siswa,” ungkapnya.
Dahlan berharap pembelajaran yang diperoleh selama Pesantren Ramadan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam meningkatkan keimanan dan akhlak.
“Semoga dengan pembelajaran ini menjadi berkah untuk kita semua dan dapat membentuk karakter siswa yang lebih baik,” tutupnya.(*)












