Menu

Mode Gelap

EKONOMI

PLN Siagakan Listrik Dukung Peletakan Baru Pertama Pembangunan Masjid

badge-check


PLN Siagakan Listrik Dukung Peletakan Baru Pertama Pembangunan Masjid Perbesar

AkuratMaluku.com – PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara menyiagakan penuh sistem kelistrikan untuk mendukung peletakan batu pertama Masjid Pohon Batu di Desa Leksula, Kabupaten Buru Selatan. Kegiatan yang dihadiri Gubernur Maluku, Bupati Bursel, Forkopimda, dan ratusan warga ini membutuhkan pasokan listrik andal demi kelancaran acara.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menegaskan komitmen PLN untuk hadir dalam setiap kegiatan strategis dan sosial-keagamaan. Ia memastikan seluruh kebutuhan listrik disiapkan agar acara berlangsung khidmat dan tanpa kendala. “Ini momentum penting bagi warga Leksula, PLN hadir memastikan pelaksanaan yang aman dan lancar,” ujarnya, Selasa (25/11/25).

PLN mengerahkan petugas siaga, melakukan pemeliharaan preventif jaringan, menempatkan teknisi di titik strategis, hingga menyiapkan langkah kontinjensi jika terjadi gangguan. Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat menyebut pihaknya telah melakukan penyisiran jaringan sejak beberapa hari sebelum acara serta menyiapkan genset cadangan dan instalasi sementara sesuai standar.

Dukungan penuh PLN mendapat apresiasi Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan. Pembangunan Masjid Pohon Batu diharapkan menjadi pusat ibadah dan pembinaan umat bagi masyarakat Leksula dan sekitarnya.(*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Agung Sedayu Resmikan Masjid Mewah Al-Ikhlas di PIK

17 Januari 2026 - 23:26 WIT

Listrik 24 Jam Ubah Wajah Kepulauan

21 Desember 2025 - 17:52 WIT

PLN Maluku Raih Silver Award ISDA 2025

19 Desember 2025 - 18:26 WIT

APINDO Maluku Harus Jadi Pelopor Pembangunan Ekonomi

18 Desember 2025 - 13:46 WIT

Perketat Pengamanan, Areal Pelabuhan Ambon Diawasi Kamera CCTV

14 Desember 2025 - 11:35 WIT

Trending di EKONOMI