AkuratMaluku.com – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Aru Utara, Jabur Djonler, menempuh perjalanan panjang melalui jalur sungai menggunakan perahu kecil jenis kedo-kedo demi menjangkau dua desa terpencil di Kecamatan Sir-Sir, yakni Desa Wafan dan Desa Waifual, Senin (10/11/2025). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penyerahan bantuan buku Iqra’ bagi penguatan pendidikan Al-Qur’an di daerah pedalaman.
Sebanyak 10 buku Iqra’ diserahkan kepada dua Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA): TPA Al-Mawadah di Desa Wafan dan TPA Al-Muttaqin di Desa Waifual. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang proses belajar baca tulis Al-Qur’an bagi anak-anak di kedua desa tersebut yang selama ini memiliki keterbatasan sarana pendidikan keagamaan.
Jabur Djonler menyampaikan bahwa kehadiran bahan ajar menjadi penting dalam membangun generasi muda yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an. “Semoga buku-buku Iqra’ ini dapat dimanfaatkan dengan baik, menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak melalui bimbingan para pengasuh, sebagai bekal membentuk generasi Qurani di masa depan,” ujarnya.
Perjalanan menuju dua desa tersebut bukan tanpa tantangan. Jalur yang ditempuh berupa sungai sempit dan dangkal, sehingga hanya dapat dilalui perahu kecil. Selain itu, arus sungai yang cukup deras membuat perjalanan memerlukan kehati-hatian, tenaga ekstra, dan keberanian. Kendati demikian, Djonler menegaskan bahwa medan berat tidak boleh menjadi penghalang dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan. “Saya berharap generasi Waifual dan Wafan dapat terus belajar dengan baik, tumbuh menjadi anak-anak berakhlakul karimah dan mencintai Al-Qur’an,” katanya menutup kunjungan.(*)












