AkuratMaluku.com – Kantor Wilayah Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk menyerap jagung pipil langsung dari petani sebagai bagian dari penguatan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP).
Kepala Kanwil Bulog Maluku dan Maluku Utara, Rudy Senawi Tahir, mengatakan kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kesejahteraan petani jagung di daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Rudy kepada awak media, Selasa (17/2/26).

“Bulog siap menyerap jagung pipil dari petani dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan syarat kadar air maksimal 14 persen dan aflatoksin maksimal 50 ppb. Jagung yang memenuhi standar akan digunakan sebagai Cadangan Jagung Pemerintah,” jelas Rudy.
Menurutnya, standar kualitas tersebut penting untuk menjamin keamanan pangan serta menjaga mutu stok pemerintah. Karena itu, petani diimbau melakukan penanganan pascapanen secara baik, terutama dalam proses pengeringan dan penyimpanan.
Dalam mendukung peningkatan produksi jagung di wilayah Maluku dan Maluku Utara, Bulog juga menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui program pembinaan petani.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” tambah Rudy.
Bulog mengajak seluruh petani jagung untuk memanfaatkan program serapan ini dengan memastikan hasil panen memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga dapat terserap optimal oleh pemerintah dan memberikan nilai jual yang lebih baik bagi petani.(*)








