AkuratMaluku.com – Anggota Komite II DPD RI, Letjen TNI (Purn) Nono Sampono menegaskan komitmennya memperjuangkan kepentingan Maluku dalam Rapat Pleno Komite II di Jakarta, Senin (25/8/25).
Nono menyoroti rendahnya produktivitas pertanian di Maluku, khususnya sawah di Pulau Buru dan Seram yang hanya menghasilkan sekitar 4 ton per hektare. Ia menilai ketersediaan bibit unggul dan pupuk sangat mendesak untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Pada sektor kelautan, ia menilai program penangkapan ikan terukur belum memberi manfaat bagi Maluku. Minimnya cold storage membuat hasil tangkapan justru dibawa ke luar daerah. Ia mendorong pembangunan pelabuhan perikanan setingkat pelabuhan samudera serta sistem pelabuhan pergudangan terpadu guna memperkuat distribusi pangan dan hasil laut.
Selain itu, Nono juga menekankan pentingnya pengembangan energi nuklir untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik dan kelangkaan minyak tanah di Maluku. Ia berharap RUU Daerah Kepulauan dapat segera disahkan agar provinsi kepulauan memperoleh keadilan pembangunan. (***)












