AkuratMaluku.com – Ratusan siswa MTsN 1 Maluku Tengah, MIN 5 dan 8, serta sejumlah SD di Tulehu, ikut ambil bagian dalam lomba baris indah yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (16/8/25). Meski hujan deras mengguyur sejak pagi, para peserta yang mengawali start di Lapangan MTsN 1 Maltenh tetap berbaris tegap hingga garis akhir di Tulehu Plaza.
Kepala MTsN 1 Malteng, La Amin, mengatakan kegiatan ini merupakan penutup rangkaian festival madrasah yang telah berlangsung beberapa hari. “Untuk tingkat SD ada 28 barisan, sedangkan MTs menghadirkan 26 barisan dari tiap kelas. Semua stakeholder ikut terlibat, mulai dari Koramil, Polsek, Puskesmas, hingga komite sekolah. Alhamdulillah, meski hujan, kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba ini tidak hanya menjadi ajang unjuk disiplin dan kekompakan, tetapi juga sarana menanamkan nilai patriotisme sejak dini. Hadiah berupa piala dan piagam, kata La Amin, hanyalah pelengkap. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air.
Kapolsek Salahutu, AKP Haris, yang menurunkan 20 personel untuk pengamanan, menilai momen tersebut sangat berkesan. Menurut dia, semangat anak-anak lebih besar daripada derasnya hujan yang mengguyur. “Mereka tetap berbaris penuh semangat sampai finish. Itu membanggakan bagi kita semua,” katanya.
Perwakilan Koramil Salahutu, Peltu Z. Tuasalamony, menyebut kegiatan ini menjadi sarana awal menanamkan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. “Cinta tanah air harus mulai ditanam sejak dini, dan kegiatan semacam ini adalah cara sederhana tapi bermakna untuk mewujudkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite MTsN 1 Malteng, Naca Umarela, menilai lomba baris indah ini membawa nilai pendidikan karakter yang berharga. Ia mengatakan, kemerdekaan bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan dalam diri siswa.
Dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Bagi para siswa, pengalaman berbaris di bawah hujan lebat menjadi pelajaran berharga bahwa semangat juang dan kebersamaan harus tetap dijaga, sebagaimana semangat para pejuang dalam merebut kemerdekaan.(***)












