AkuratMaluku.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menutup akhir tahun 2025 dengan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat kepulauan di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Empat desa kini menikmati layanan listrik 24 jam penuh, sebuah lompatan besar dari keterbatasan energi yang selama ini dihadapi warga.
Melalui PLN UP3 Tual, layanan tersebut menjangkau Desa Dullah Laut dan Tayando Langgiar di Kota Tual, serta Desa Warbal dan Desa Ur (Pulau Ur) di Kabupaten Maluku Tenggara. Kehadiran listrik tanpa henti ini bukan sekadar soal penerangan, tetapi membuka ruang baru bagi aktivitas ekonomi, pendidikan anak-anak, hingga layanan kesehatan masyarakat, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menyatakan peningkatan jam layanan ini merupakan buah dari penguatan infrastruktur kelistrikan dan dedikasi insan PLN di lapangan. Menurutnya, listrik 24 jam di wilayah kepulauan menjadi fondasi penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
“Listrik yang andal diharapkan menjadi motor penggerak produktivitas warga, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terluar,” ujar Noer Soeratmoko, Minggu (21/12/2025).
Langkah PLN ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah.
Bupati Maluku Tenggara Muhammad Taher Hanubun dan Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat menilai keandalan listrik sebagai kunci utama mendorong kesejahteraan dan kemajuan wilayah kepulauan.
PLN UIW MMU menegaskan, optimalisasi jaringan dan penguatan sistem kelistrikan akan terus dilakukan agar layanan listrik 24 jam dapat diperluas ke desa-desa lainnya di Maluku Tenggara dan sekitarnya, sekaligus memperkuat kehadiran negara melalui energi yang berkeadilan.(*)












