AkuratMaluku.com – Menjelang lonjakan arus penumpang dan barang pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Ambon mengunci pengamanan areal pelabuhan dengan pengawasan berlapis. Tak hanya menambah personel, Pelindo mengandalkan pemantauan kamera CCTV yang terintegrasi guna memastikan setiap pergerakan di pelabuhan terkontrol dan aman.
General Manager Pelindo Cabang Ambon, Zahlan, menegaskan penguatan pengamanan dilakukan menyeluruh, mulai dari pintu masuk hingga fasilitas publik di kawasan pelabuhan. Hal ini disampaikannya saat berbincang dengan awak media di Ambon, Sabtu (13/12/2025). Menurutnya, Pelindo berperan aktif mendukung otoritas keamanan utama yang berada di bawah Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dengan sokongan Polri, TNI, serta petugas karantina.
“Koordinasi rutin terus kami intensifkan. BKO dari aparat penegak hukum juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama saat arus penumpang memuncak,” ujar Zahlan. Ia menambahkan, pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang diperketat guna mencegah masuknya barang terlarang maupun berbahaya.
Zahlan menegaskan, kewenangan petugas keamanan internal Pelindo bersifat terbatas. Karena itu, setiap indikasi mencurigakan langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi cepat dengan aparat kepolisian. “Begitu terdeteksi, kami langsung meminta backup APH agar penanganan bisa cepat dan tepat,” tegasnya.
Selain penguatan personel, aspek teknologi menjadi tumpuan utama. Sistem CCTV di areal pelabuhan Ambon kini terhubung dengan Kementerian Perhubungan, memungkinkan pengawasan real-time di sejumlah titik strategis. “Hampir seluruh fasilitas publik di pelabuhan sudah ter-cover CCTV. Ini bagian dari upaya kami memastikan pelabuhan aman, tertib, dan nyaman selama Nataru,” kata Zahlan.
Pelindo Ambon juga mendapat supervisi langsung dari Kementerian Perhubungan yang menurunkan tim untuk mengecek kesiapan simpul transportasi laut di Maluku. Di akhir pernyataannya, Zahlan mengimbau seluruh pengguna jasa pelabuhan untuk mematuhi aturan, menjaga ketertiban, serta segera melapor kepada petugas jika menemukan hal mencurigakan demi kelancaran dan keselamatan bersama selama periode Nataru. (*)












